Terdapat Berita Baik Buat UKM RI dari Bu Menlu Retno

Menteri Luar Negara RI Retno Lestari Priansari Marsudi berkata penyelenggaraan Indonesia- Latin America and the Caribbean( INA- LAC) Business Forum 2020 bawa berita baik buat para pelakon Usaha Kecil serta Menengah( UKM) Indonesia.

Tidak hanya sebagian Menteri Kabinet Kerja serta Bank Indonesia( BI), forum ini dihadiri oleh sebagian Menteri dari kawasan Amerika Latin serta Karibia.

Mereka merupakan Menteri Luar Negara Chile, selaku Pimpinan Aliansi Pasifik, Wakil Menteri Luar Negara Uruguay, selaku Pimpinan MERCOSUR, serta Sekretaris Jenderal Organisasi Sistem Integrasi Amerika Tengah( SICA) mewakili negara- negara Amerika Tengah.

Aktivitas ini, kata Retno, merupakan bagian dari upaya diplomasi ekonomi buat diversifikasi pasar ekspor Indonesia sepanjang masa pandemi. Aktivitas ini pula diiringi lebih dari 500 pengusaha dari Indonesia serta kawasan Amerika Latin serta Karibia.

” Aktivitas ini pula sudah menciptakan konvensi bisnis bernilai dekat US$ 71, 02 juta( setara Rp 999 miliyar, anggapan Rp 14. 075/ US$) dalam produk furniture, handicraft, souvenir, ban, santapan serta minuman, coconut charcoal yang mengaitkan produk UMKM Indonesia,” kata Retno dalam konferensi pers virtual pada Selasa( 10/ 11/ 2020) profil retno marsudi .

” Nilai transaksi ini 2 kali lipat dibanding capaian INA- LAC tahun 2019,” lanjutnya.

Dalam kegiatan tersebut, terdapat sebagian konvensi yang dihasilkan dalam rangkaian pertemuan, semacam MoU Kerjasama Jaminan Produk Halal RI- Chile; MoU Kerjasama PT Sarinah( Persero) serta Dufry International AG serta Grupo Industrial Omega SA de CV; MoU Kerjasama Naza Art Furniture- CAMCO Rattan Muebles; MoU Kerjasama PT INUKI( Persero)- ININ Meksiko; serta MoU Kerjasama PHRI( Perhimpunan Hotel serta Restoran Indonesia)- AHORA Peru.

Dalam pertemuan tersebut, Retno pula meresmikan Platform Digital Forum Bisnis INA- LAC yang muat data bisnis dan produk ekspor potensial Indonesia dan 108 proyek investasi di sebagian provinsi.

” Platform ini buat memfasilitasi interaksi pengusaha Indonesia serta kawasan Amerika Latin serta Karibia yang sepanjang ini dialami jauh sebab jarak geografis,” katanya.

Aktivitas yang dicoba secara virtual ini pula memfasilitasi tidak kurang dari 31 pertemuan business- to- Business( b- to- b), tercantum penandatangan konvensi kerja sama antara industri BADAX( Brasil) dengan GAPMMI( Gabungan Pengusaha Santapan serta Minuman Indonesia) menimpa pembukaan Gerai Indonesia( Indonesia Trading Houses) di Brasil.

Baca Juga : Memiliki Spa Berenang Sebagai Kemewahan

Tidak hanya itu pula konvensi bisnis antara industri BADAX dengan Kokola Group( Indonesia) yang direncanakan pada akhir aktivitas.

” Lewat aktivitas ini serta peluncuran platform digital, interaksi pengusaha hendak terus difasilitasi sehingga tingkatkan nilai perdagangan Indonesia dengan 33 negeri di kawasan Amerika Latin serta Karibia,” tambahnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *